Lembaga Keuangan Mikro

Selama berpuluh-puluh tahun lembaga keuangan mikro seperti koperasi telah melepaskan masyarakat pedesaan dari jeratan lintah darat. Pada tahun 90-an, gerakan ekonomi ummat juga telah membentuk jaringan lembaga keuangan mikro berbasiskan syariah bernama Baitul Maal Lat Tamwil.

Kini lembaga keuangan mikro bukan mati tetapi justru semakin mengakar kuat di masyarakat pedesaan dan bawah. Dengan adanya internet, lembaga keuangan mikro justru memasuki gelombang baru yakni digitalisasi. Adanya mobile technology misalnya semakin memampukan mereka untuk mendekatkan diri dengan para anggota.

Mobisaria sebagai gerakan pemberdayaan ummat memiliki program sosialisasi bagi para lembaga keuangan mikro. Lewat program sosialisasi ini Mobisaria mendidik para pengurus BMT untuk bisa memanfaatkan teknologi digital dalam transaksi keuangan mereka. Selain itu juga mendorong anggota mereka agar bisa menjadi bagian dari cashless society.